KKN UNDIP Bantu Kegiatan Kerja Bakti Cegah tanah Longsor

Pada musim KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Universitas Diponegoro (Undip), mahasiswa-mahasiswa bersemangat bergabung dalam sebuah proyek kerja bakti yang bertujuan untuk mencegah tanah longsor di Desa Lumeneng. Proyek ini melibatkan penanaman tanaman rumput Vetiver, sebuah spesies tumbuhan yang telah terbukti efektif dalam menahan erosi tanah dan mencegah longsor.

Dengan semangat gotong-royong, mahasiswa KKN Undip bergabung bersama masyarakat setempat untuk melakukan kegiatan penanaman rumput Vetiver. Mereka menggali lubang di berbagai area rawan longsor di sekitar desa dan menanam bibit rumput Vetiver dengan teliti. Proses ini melibatkan koordinasi yang erat antara mahasiswa dan warga desa, yang saling belajar dan bertukar pengalaman dalam upaya melindungi lingkungan mereka.

Selain melakukan penanaman, mahasiswa KKN Undip juga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan cara-cara sederhana untuk mencegah tanah longsor. Mereka mengajak warga desa untuk aktif menjaga kebersihan sungai dan daerah sekitar, serta mempraktikkan pola pertanian yang ramah lingkungan.

Seiring berjalannya waktu, rumput Vetiver tumbuh subur dan mengakar dengan kuat di tanah Desa Lumeneng. Akar Vetiver yang dalam membantu mengikat partikel-partikel tanah dan mengurangi erosi, sehingga risiko terjadinya tanah longsor pun berkurang secara signifikan.

Kerja bakti ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa KKN Undip dan masyarakat Desa Lumeneng. Mahasiswa merasakan kehangatan dan keramahan warga desa, sementara warga desa merasa terinspirasi dan didorong untuk lebih peduli terhadap lingkungan di sekitar mereka.

KKN Undip kerja bakti untuk mencegah tanah longsor dengan menanam tanaman rumput Vetiver di Desa Lumeneng adalah contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat memberikan dampak positif dalam masyarakat. Dengan menggandeng masyarakat setempat, mahasiswa KKN Undip membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *