Pemberdayaan Masyarakat dan Optimalisasi Potensi Pisang di Desa Lumeneng, KKN Tim II UNDIP Ciptakan UMKM Keripik Pisang

Kabupaten Pekalongan (01/08/2023) – Upaya dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi bahan pangan lokal dengan optimal, KKN Tim II Universitas Diponegoro mengusung penciptaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbahan dasar buah pisang. Dengan dukungan dari kepala Dukuh Sumingkir, Pak Ahmad Tamsuri dan masyarakat setempat, penciptaan UMKM ini tidak hanya diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Lumeneng, tetapi juga diharapkan dapat menjadi produk unggulan sebagai ciri khas Desa Lumeneng.

Desa Lumeneng yang terletak di Kabupaten Pekalongan memiliki potensi hasil Pertanian dan Perkebunan yang melimpah, seperti padi, pisang, kopi, manggis, singkong, dan lainnya. Salah satu hasil perkebunan yang melimpah namun yang masih belum optimal dalam pemanfaatannya adalah pisang. Buah pisang di Desa Lumeneng biasanya langsung dijual ke pasar atau diolah menjadi cemilan namun hanya untuk konsumsi sendiri. Maka dari itu, KKN Tim II UNDIP memutuskan untuk fokus terhadap penciptaan UMKM olahan pisang yaitu, keripik pisang.

Program kerja ini diawali dengan riset pasar lalu membuat rencana bisnis secara matang. Sebelum melibatkan masyarakat setempat, KKN Tim II UNDIP melakukan percobaan pembuatan keripik pisang dengan inovasi varian rasa. Varian rasa yang diusulkan adalah vanila, coklat, jagung, dan balado. KKN Tim II UNDIP mengajak masyarakat setempat dalam ikut andil dalam proses uji coba pembuatan keripik pisang untuk mengetahui teknik pengolahan, takaran bumbu rasa yang digunakan, dan teknik pengemasan keripik pisang. Produk keripik pisang yang telah dibuat dibagikan ke masyarakat setempat sebagai tahap pengenalan produk.

Dokumentasi Pribadi : Percobaan Pembuatan Keripik Pisang dengan Masyarakat Setempat

KKN Tim II UNDIP melakukan pembuatan keripik pisang kembali dengan takaran varian rasa yang telah ditetapkan, perhitungan HPP, dan pengemasan yang telah dilengkapi label produk. Setelah melalui beberapa proses pengembangan produk, KKN Tim II UNDIP secara resmi menyerahkan tanggung jawab pengelolaan UMKM Keripik Pisang kepada Kepala Dukuh Sumingkir pada (01/08/2023) di rumah Pak Ahmad. KKN Tim II Undip menyerahkan produk keripik pisang dengan 4 varian rasa, banner, dan booklet untuk mendukung keberjalanan UMKM Keripik Pisang yang dibuat oleh tiga mahasiswa sebagai luaran program monodisiplin yang mendukung program multidisiplin. Kesan dan Pesan dari Pak Ahmad selaku perwakilan calon UMKM Keripik Pisang, “Program kerja multidisiplin yang dibawa oleh KKN Tim II UNDIP sangat berkontribusi langsung terhadap peningkatan ekonomi berkelanjutan di Desa Lumeneng ini”.

Dokumentasi Pribadi : Penyerahan Simbolis Pengelolaan UMKM Keripik Pisang kepada Kepala Dukuh Sumingkir

Produk keripik pisang yang dilengkapi dengan label produk mulai dijual di warung-warung terdekat dengan harga Rp 2500 – 3000 sebagai bentuk pemasaran awal. Harapannya dengan diciptakan UMKM Keripik Pisang ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Lumeneng dan dapat menjadi ciri khas Desa Lumeneng. KKN Tim II UNDIP tetap memantau perkembangan UMKM melalui informasi yang dibagikan oleh Pak Ahmad. Program kerja multidisiplin yang diharapkan terus berlanjut dan dapat berkembang menjadi produk dengan memiliki pemasaran yang luas.

Penulis : KKN TIM II UNDIP 2022/2023

DPL : Pangi S.T., M.T.