Sejarah Desa

         Lumeneng berasal dari kata Meneng bahasa Jawa yang artinya diam, jadi orang Lumeneng cenderung diam. Dijaman penjajahan Belanda dulu seorang pejuang yang telah berjuang melawan penjajah dia kecapean istirahat dibawah pohon, dengan semilirnya angin orang tersebut tertidur.

     Selang beberapa saat lewatlah temannya, pejuang yang ngantuk itu ditanya berulang kali tapi tidak menjawab. Orang yang bertanya tadi berkata “Lho ditakoni kok meneng” (Lho ditanya kok diam), dari kata Lomeneng sampai sekarang menjadi nama desa yaitu Lumeneng.

     Menurut sejarah dalam kurun waktu 10 tahun desa alumeneng mengalami kemajuan diberbagai bidang, dibidang ekonomi, kesejahteraan rakyat meningkat, dibidang pendidikan juga mengalami peningkatan, serta dibidang prasarana juga mengalami peningkatan.